Doa Saat Gundah, Gelisah & Sedih

Kumpulan doa ketika ditimpa kegundahan, kegelisahan, dan kesedihan.

Kontrol Baca
Tampilkan Bagian

1. Doa Penyejuk Hati dan Pelenyap Kesedihan

0 / 1
Arab
اللَّهُمَّ إِنِّي عَبْدُكَ، ابْنُ عَبْدِكَ، ابْنُ أَمَتِكَ، نَاصِيَتِي بِيَدِكَ، مَاضٍ فِيَّ حُكْمُكَ، عَدْلٌ فِيَّ قَضَؤُكَ، أَسْأَلُكَ بِكُلِّ اسْمٍ هُوَ لَكَ، سَمَّيْتَ بِهِ نَفْسَكَ، أَوْ أَنْزَلْتَهُ فِي كِتَابِكَ، أَوْ عَلَّمْتَهُ أَحَدًا مِنْ خَلْقِكَ، أَوِ اسْتَأْثَرْتَ بِهِ فِي عِلْمِ الْغَيْبِ عِنْدَكَ، أَنْ تَجْعَلَ الْقُرْآنَ رَبِيعَ قَلْبِي، وَنُورَ صَدْرِي، وَجَلَاءَ حُزْنِي، وَذَهَابَ هَمِّي
Latin
Allahumma innii 'abduk, ibnu 'abdik, ibnu amatik, naashiyatii bi yadik, maadhin fiyya hukmuk, 'adlun fiyya qadhaa-uk, as-aluka bikullismin huwa lak, sammaita bihi nafsak, aw anzaltahu fii kitaabik, aw 'allamtahu ahadan min khalqik, awista'tsarta bihi fii 'ilmil ghaibi 'indak, an taj'alal qur-aana rabii'a qalbii, wa nuura shadrii, wa jalaa-a huznii, wa dzahaaba hammii.
Terjemah
Ya Allah, sesungguhnya aku adalah hamba-Mu, anak dari hamba laki-laki-Mu, dan anak dari hamba perempuan-Mu. Ubun-ubunku berada di tangan-Mu. Hukum-Mu berlaku padaku, dan ketetapan-Mu adil atasku. Aku memohon kepada-Mu dengan segala nama yang menjadi milik-Mu, yang Engkau namakan diri-Mu dengannya, atau Engkau turunkan dalam Kitab-Mu, atau Engkau ajarkan kepada salah seorang dari makhluk-Mu, atau Engkau simpan dalam ilmu gaib di sisi-Mu. Jadikanlah Al-Qur'an sebagai penyejuk hatiku, cahaya di dadaku, pelenyap kesedihanku, dan penghilang kegelisahanku.
Sumber
HR. Ahmad 1/391, dan disahihkan oleh Syaikh Al-Albani.

2. Doa Berlindung dari Delapan Perkara

0 / 1
Arab
اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنَ الْهَمِّ وَالْحَزَنِ، وَالْعَجْزِ وَالْكَسَلِ، وَالْبُخْلِ وَالْجُبْنِ، وَضَلَعِ الدَّيْنِ وَغَلَبَةِ الرِّجَالِ
Latin
Allahumma innii a'uudzu bika minal hammi wal hazan, wal 'ajzi wal kasal, wal bukhli wal jubn, wa dhala'id daini wa ghalabatir rijaal.
Terjemah
Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari gelisah dan sedih, dari kelemahan dan kemalasan, dari sifat kikir dan pengecut, serta dari lilitan utang dan kesewenangan orang lain.
Sumber
HR. Bukhari 7/158. Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam sering membaca doa ini.

Bagikan Halaman Ini

WhatsApp Telegram

Dukung Pengembangan

Bantu kami menambah materi dan fitur agar pembaca semakin nyaman. Dukungan Anda sangat berarti.